Implementasi CEDAW tentang Penghapusan Diskriminasi Perempuan: Studi Kasus Pemilu di Indonesia Tahun 2009 dan 2014

Angelia Maria Valentina, Elisabeth Dewi

Abstract


Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai organisasi internasional mengeluarkan sebuah konvensi internasional yang menjadi instrumen untuk menghapus segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan, yang dinamakan Konvensi Internasional CEDAW (Convention on Elimination of All Forms of Discrimination Against Women). Sebagai salah satu negara yang meratifikasi konvensi tersebut, Indonesia, mengadopsi pasal yang ada di dalam Konvensi CEDAW menjadi UU RI No. 7 Tahun 1984. Indonesia sepakat untuk mencegah segala tindakan diskriminasi terhadap perempuan dan menjalankan seluruh kebijakan yang telah diatur dalam UU tersebut. Namun melihat realita di lapangan, jumlah partisipasi politik perempuan di Indonesia belum mendekati angka 30% sesuai dengan affirmative action yang berlaku di Indonesia. Pemilu 2009 dan 2014 menunjukkaan jumlah keterwakilan perempuan di parlemen yang masih rendah. Keberhasilan dari pelaksanaan Konvensi CEDAW yang dilihat dari uumlah partisipasi politik perempuan di Indonesia diukur menggunakan sebuah indikator internasional yang dinamakan GEM (Gender Empowerment Measure). Hasil dari tulisan ini membuktikan implementasi Konvensi CEDAW di bidang partisipasi politik dinilai belum efektif karena jumlah perempuan di parlemen belum seimbang dengan jumlah penduduk perempuan.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Ilmiah HUBUNGAN INTERNASIONAL



Creative Commons License
Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional by Universitas Katolik Parahyangan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Based on a work at this Website.

Print ISSN: 1693-556X / Online ISSN: 2406-8748


Flag Counter