KESELAMATAN ANGKUTAN BUS DI KABUPATEN GARUT

Ida Farida, Wimpy Santosa

Abstract


Abstract

 

This study is intended to examine the involvement of vehicles and the causes of bus traffic accidents in the Garut Regency Region. This research was conducted using a qualitative approach, by observing, interviewing, collecting data on road traffic accidents for 5 years, namely from 2013 to 2017 obtained from the Garut Police, and gathering information on several issues related to the safety of bus transportation. serving intercity travel. The results of this study indicate that the highest number of traffic accidents in Garut Regency amounted to 524 incidents, which occurred in 2015. Nevertheless, the number of traffic accidents in Garut Regency from 2015 to 2017 tends to decrease. Compared to the previous year, the number of traffic accidents in 2016 fell by 10.7% and in 2017 it decreased by 22.6%. Buses involved in traffic accidents in Garut Regency are 3.5% of the total number of vehicles involved in traffic accidents that occurred in 2013 until 2017. Actually, the type of vehicle most involved in traffic accidents is motorcycle, with a proportion of 71.3%. But the safety of bus transportation must receive great attention, because the buses carry many passengers.

 

Keywords: traffic safety, traffic accidents, bus transportation

 

 

Abstrak

 

Studi ini dimaksudkan untuk mengkaji keterlibatan kendaraan dan penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas angkutan bus di wilayah Kabupaten Garut. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, dengan melakukan observasi, wawancara, pengumpulan data kecelakaan lalu lintas jalan selama 5 tahun, yaitu dari tahun 2013 hingga tahun 2017 yang diperoleh dari Kepolisian Garut, dan pengumpulan informasi mengenai beberapa masalah yang terkait dengan keselamatan layanan angkutan bus yang melayani perjalanan antarkota. Hasil studi ini menunjukkan bahwa jumlah tertinggi kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Garut adalah sebesar 524 kejadian, yang terjadi pada tahun 2015. Walaupun demikian, jumlah kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Garut dari tahun 2015 sampai tahun 2017 cenderung untuk mengalami penurunan. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah kecelakaan lalu lintas di tahun 2016 turun sebesar 10,7% dan di tahun 2017 turun sebesar 22,6%.  Bus yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Garut adalah 3,5% terhadap jumlah total kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada tahun 2013 hingga tahun 2017. Sebetulnya jenis kendaraan yang paling banyak terlibat dalam kecelakaan lalu lintas adalah sepeda motor, dengan proporsi sebesar 71,3%. Namun keselamatan angkutan bus harus mendapat perhatian yang besar, karena bus mengangkut banyak penumpang.

 

Kata-kata kunci: keselamatan lau lintas, kecelakaan lalu lintas, angkutan bus


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26593/jt.v18i3.3159.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.