POLA PELETAKAN GRID KOLOM STRUKTUR PADA PERANCANGAN BANGUNAN APARTEMEN (Studi Kasus: Apartemen Pinewood dan Metro Suite)

Laurentia Carissa

Abstract


Abstract

Apartment has a primary function as a dwelling and has function support also. The most common function can be found in apartment include: parking function (usually located on basement floor), retail function (usually located on first floor), and dwelling function (usually located on top floor) with its circulation space. Each of it needs different space requirement and different demand space also.

Each function having different demand of space are arranged vertically in one structure system. To acquire apartment buildings with optimal space design, division of space must be integrated with structure. All function in apartment need to be analyzed functionally to get optimization in space allocation integrated with pattern of column structure layout.

Pattern of column layout in apartment building design is the integration between activity pattern and structure system. This study will asses the functions that typically found in an apartment: parking function, retail function, and dwelling function.

Research was done in five steps; there are literature study, observation, analysis, conclusion, and design recommendations. Literatur study used data and case study. Observation was done with direct observation. Analysis by qualitative and quantitative method was divided into three parts; there are analysis of basic grid planning, analysis of grid planning dimmension, analysis of structural grid. At the end the effective grid was found for apartement design as an effort to integrate planning pattern with structural pattern.

The research result shows: at parking function optimization grid is 6 m x 4,5 m, at retail function optimization grid is A m which is A ≥ 4 m, and at dwelling function optimization grid is 6 m x 4.5 m. So the effective grid in apartment building design is 6 m x 4.5 m.

 

Key Words: column grid, structure, design, apartement

 

Abstrak

Apartemen memiliki fungsi utama sebagai hunian dan memiliki fungsi-fungsi pendukung untuk menunjang fungsi huniannya. Fungsi yang paling umum dijumpai di apartemen  antara lain: fungsi parkir (biasanya berada pada lantai basement, fungsi retail (biasanya berada pada lantai 1), dan fungsi hunian  (biasanya berada pada lantai atas atau tower apartemen) beserta ruang sirkulasinya. Masing-masing fungsi tersebut memiliki kebutuhan ruang yang berbeda dan menuntut luasan yang berbeda pula.

Masing-masing fungsi memiliki tuntutan ruang yang berbeda disusun secara vertikal dan berada dalam satu sistem struktur. Untuk memperoleh bangunan apartemen dengan pembagian ruang yang optimal pada perancangan, pembagian ruang dengan struktur harus dirancang secara terpadu. Seluruh fungsi di dalam apartemen perlu untuk dianalisis secara fungsional sehingga mendapatkan optimalisasi dalam pembagian ruang yang terintegrasi dengan pola peletakan grid kolom strukturnya.

Pola peletakan grid kolom struktur pada perancangan bangunan apartemen merupakan integrasi antara pola ruang aktivitas dan sistem struktur. Pengkajian akan dilakukan pada masing-masing fungsi ruang di apartemen, seperti: ruang parkir, ruang retail, dan ruang hunian. 

Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan komparasi terhadap dua bangunan untuk menemukan besaran grid perancangan yang efektif untuk perancangan bangunan apartemen, sebagai upaya mengintegrasikan grid efektif berdasarkan pola ruang aktivitas dengan grid struktural untuk digunakan dalam gagasan desain.

Penelitian dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu: tahap studi literatur, tahap observasi, tahap analisa, tahap kesimpulan dan rekomendasi desain. Studi literatur yang digunakan adalah data literatur dan data studi kasus. Tahap observasi dilakukan dengan pengamatan langsung di lapangan. Tahap analisis menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Analisis akan dibagi dalam tiga bagian, yaitu: analisi grid dasar perencanaan, analisis besaran grid perencanaan fungsi ruang, analisis besaran grid struktur. Pada bagian akhir akan didapatkan besaran grid perancangan yang efektif untuk perancangan bangunan apartemen sebagai upaya mengintegrasikan pola perencanaan dengan pola struktural.

Hasil pengkajian menunjukkan: pada ruang fungsi parkir didapatkan optimalisasi grid yaitu  6 m x 4,5 m, pada fungsi retail didapat optimalisasi di A m dimana A ≥ 4 m, dan pada fungsi hunian didapatkan optimalisasi di 6 m x 4,5 m. Maka didapatkan grid yang efektif untuk apartemen kelas menengah adalah 6 m x 4,5 m

 

Kata Kunci: grid kolom, struktur, perancangan, apartemen


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.