EKSISTENSI KEADILAN DALAM KONSTITUSI

adhitya widya kartika

Abstract


Any forest ecosystem, as part of the natural environment is home to diverse animal and plant life. But existence of forest, especially rain forest, are threatened by the need to meet human insatiable demands. The constitution, on the other hand, demands the preservation of forest environment (inclusive protecting the human rights to a clean and healthy environment), the management of which is entrusted to central as well as regional-local government. Using the concept of justice as a key point, the conflict between the need to preserve and exploitation of forest resources to meet human needs shall be discussed here. This paper, using a library research and juridical dogmatic approach, attempts to trace how environmental justice is perceived in the context of the above conflicting demands.


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Andri G Wibisana, 2017, Keadilan Dalam Satu (Intra) Generasi: Sebuah Pengantar Berdasarkan Taksonomi Keadilan Lingkungan, Mimlbar Hukum Vol. 29, Nomor 2, Juni 2017.

Antonius Atoshoki, dkk., 2002, Relasi Dengan Sesama, Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Arifin Arief, 1994, Hutan Hakikat dan Pengaruhnya Terhadap Lingkungan, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Dardji Darmohardjo, Shidarta., 2006, Pokok-pokok filsafat hukum: apa dan bagaimana filsafat hukum Indonesia, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Hanif Nurcholis, 2011, "Pertumbuhan Dan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa", Erlangga, Jakarta.

Ingne Dwisvimiar, 2011, Keadilan Dalam Perspektif Filsafat Hukum, Jurnal Dinamika Hukum, Vol.11 No. 3 September 2011.

Juli Soemirat Slamet, Cetakan ke 6, 2004, Kesehatan Lingkungan, Yogyakarta: Gadjah Mada University.

Kees Bertens, 2010, Pengantar etika Bisnis, Yogyakarta: Kanisius, Halaman 93.

Koesnadi Hardjasoemantri, 1993, Hukum Tata Lingkungan, Edisi Kelima, Cetakan Kesepuluh, Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Lemhanas, 2005, Keadilan Sosial, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Lester R. Brown, 1995, Masa Depan Bumi, Jkaarta: Yayasan Obor Indonesia.

Mohammad Jamin, 2004, "Hukum Adat Dan Sistem Hukum Nasional", Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Nasruddin Anshoriy, 2008, Dekonstruksi Kekuasaan : Konsolidasi Semangat kebangsaan, Yogyakarta: LKIS.

Parsudi Suparlan, 1995, Orang Sakai di Riau : Masyarakat Terasing Dalam Masyarakat Indonesia, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Prabhu. R., Colfer, C.J.P., Dudley, I.G., 1999, Panduan Untuk Pengembangan, Pengujian dan Pemilihan Kriteria Indikator Untuk Pengelolaan Hutan Lestari, Bogor: SMK Grafika Mardi Yuana.

Salim, 2006, Dasar-dasar hukum Kehutanan, Jakarta: Sinar Grafika, Halaman 3.

Sony Keraf, Cetakan 16, 2012, Pustaka Filsafat Etika Bisnis, Tuntunan dan Relevansinya, Yogyakarta: Kanisius.

Sulistyowati Irianto, Edisi Kedua, 2005, Perempuan di antara berbagi Pilihan Hukum: Studi Mengenai Strategi, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.




DOI: http://dx.doi.org/10.25123/vej.2887

Refbacks



Creative Commons License
This journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. View My Stats