Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia) https://journal.unpar.ac.id/index.php/HPJI <p>Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia) adalah jurnal ilmiah di bidang teknik jalan yang diterbitkan dua kali setahun oleh HPJI. Makalah-makalah yang dimuat di jurnal ini merupakan makalah-makalah terbaik dari Seminar HPJI yang diadakan setiap tahun. Selain sebagai wadah komunikasi ilmiah, penerbitan Jurnal HPJI juga bertujuan untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan teknik jalan. <span style="font-size: small;">Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia) terakreditasi (SINTA 4) berdasarkan <strong>Keputusan Menteri Riset dan Teknologi / Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia Nomor 230/E/KPT/2022</strong> tanggal 30 Desember 2022.</span></p> <p> </p> <p>Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia)</p> <p>Inisial Jurnal: JHPJI</p> <p>e-ISSN: 2654 4873 p-ISSN: 2407 9170</p> <p>Frekuensi Terbitan: 6 Bulanan (Terbit Bulan Januari dan Bulan Juli)</p> <p>DOI: 10.26593</p> <div id="__if72ru4sdfsdfrkjahiuyi_once" style="display: none;"> </div> <div id="__if72ru4sdfsdfruh7fewui_once" style="display: none;"> </div> <div id="__hggasdgjhsagd_once" style="display: none;"> </div> en-US wimpy@unpar.ac.id (Prof. Ir. Wimpy Santosa, Ph.D, IPU) jhpji@unpar.ac.id (Cicilia Dianita Widiasrini) Thu, 30 Jan 2025 09:34:31 +0700 OJS 3.3.0.13 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PARAMETRIC STUDY OF WARREN STEEL TRUSS BRIDGE USING ARTIFICIAL NEURAL NETWORKS https://journal.unpar.ac.id/index.php/HPJI/article/view/9060 <p><strong>Abstra</strong><strong>ct</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Steel truss bridges are a popular type of amongst several other standard bridges in Indonesia due to their lightweight yet robust and strong structure. In this study Artificial Neural Networks is used to optimize the dimensions of the steel truss bridge. The Artificial Neural Network method was chosen as it can handle complex and nonlinear problems, as well as its potential to generate accurate prediction models. Data of 319 existing constructed steel truss bridges in Indonesia were used to train the Artificial Neural Network model. The results show that the Artificial Neural Network model can predict the stress ratio of the structural elements of steel truss bridges with high accuracy (R<sup>2</sup> &gt; 0.99). The trained ANN model was then used to optimize the dimensions of the steel truss bridges with spans range from 40 meters to 60 meters with interval of 5 meters. The optimization results showed a 5.60% weight reduction compared to previous research results and a 20% less compared to the average weight of the existing bridge. This study contributes to improving the efficiency of development steel truss bridge in Indonesia.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Keywords</strong>: truss bridge; optimization; Artificial Neural Network; design efficiency</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstra</strong><strong>k</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Jembatan rangka baja merupakan jenis jembatan standar yang populer di Indonesia karena struktur yang ringan namun kuat dan kokoh. Pada penelitian ini, Artificial Neural Network digunakan untuk mengoptimalkan dimensi jembatan rangka baja. Metode ini dipilih karena kemampuannya menangani masalah kompleks dan nonlinier, serta potensinya untuk menghasilkan model prediksi yang akurat. Data 319 jembatan rangka baja yang ada di Indonesia digunakan untuk melatih model Artificial Neural Network. Hasilnya menunjukkan bahwa model Artificial Neural Network dapat memprediksi rasio tegangan pada elemen struktural jembatan rangka baja dengan akurasi yang tinggi. Model Artificial Neural Network yang terlatih kemudian digunakan untuk mengoptimalkan dimensi jembatan rangka baja dengan rentang bentang 40 meter hingga 60 meter dengan interval 5 meter. Hasil optimasi menunjukkan efisiensi berat sebesar 5,60% dibandingkan dengan penelitian sebelumnya dan 20% lebih efisien dibandingkan dengan jembatan yang sudah ada. Penelitian ini berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi pengembangan jembatan rangka baja di Indonesia.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>K</strong><strong>ata-kata kunci</strong>: jembatan rangka baja; optimasi; Artificial Neural Network; efisiensi desain</p> Yana Astuti, Henricus Priyosulistyo, Andreas Triwiyono, Akhmad Aminullah Copyright (c) 2025 Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia) https://journal.unpar.ac.id/index.php/HPJI/article/view/9060 Thu, 30 Jan 2025 00:00:00 +0700 PELUANG PENGGUNAAN KONSTRUKSI BAJA UNTUK JEMBATAN BENTANG PANJANG DAN TEROWONGAN BAWAH LAUT https://journal.unpar.ac.id/index.php/HPJI/article/view/9063 <p><strong>Abstract</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Steel material has an important role in the development of construction technology. High tensile strength, durable, and lighter than concrete, makes steel structures widely used in the construction of transportation infrastructure, especially for long-span bridges and underwater tunnels. In this study, the opportunities for using steel construction for use in the construction of long-span bridges, namely cable stayed bridges or cable suspension bridges, and in underwater tunnels are examined. This study shows that the choice of long-span bridge type or technology is largely determined by local conditions and the planned bridge span length. The use of steel tubes for underwater tunnel construction can be an alternative for use in the construction of underwater tunnels to be built in the new capital city of Indonesia.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Keywords</strong>: steel; long span bridges; cable stayed bridge; cable suspension bridge; underwater tunnel</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Material baja memiliki peran penting dalam pengembangan teknologi konstruksi. Kuat tarik tinggi, tahan lama, dan lebih ringan dibandingkan dengan beton, membuat struktur baja digunakan secara luas dalam pembangunan infrastruktur transportasi, khususnya untuk jembatan bentang panjang dan terowongan bawah laut. Pada studi ini dikaji peluang penggunaan konstruksi baja untuk digunakan pada konstruksi jembatan bentang panjang, yaitu jembatan pancang atau jembatan gantung, dan pada terowongan bawah laut. Studi ini menunjukkan bahwa pemilihan tipe atau teknologi jembatan bentang panjang sangat ditentukan oleh kondisi setempat dan panjang bentang jembatan yang direncanakan. Penggunaan tabung baja untuk konstruksi terowongan bawah laut dapat menjadi salah satu alternatif untuk digunakan dalam pembangunan terowongan bawah laut yang akan dibangun di Ibu Kota Nusantara.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata-kata kunci</strong>: baja; jembatan bentang panjang; jembatan pancang; jembatan gantung; saluran bawah laut</p> Basuki Muchlis Copyright (c) 2025 https://journal.unpar.ac.id/index.php/HPJI/article/view/9063 Thu, 30 Jan 2025 00:00:00 +0700 PEMODELAN TRANSPORTASI MAKRO PADA RENCANA PENGEMBANGAN JARINGAN JALAN DI PROVINSI JAWA BARAT https://journal.unpar.ac.id/index.php/HPJI/article/view/9064 <p><strong>Abstract</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Along with economic growth, the mobility of transportation of people and goods to various regions has also increased. This is where the transportation sector plays a very important role to smooth the wheels of the economy and serve the need for transportation services for people and goods within cities, between cities, and throughout the country. Therefore, a macrosimulation transportation model is needed in order to have a well-connected road network system throughout the region. The study approach is based on road performance analysis using the PKJI 2023 method and macro modeling using the four-stage modeling method. By adding road network plans from Tatrawil, RUJJN, and RTRW documents to the do-something scenario, the road network of west java province has better performance. This shows that the road network plan developed in the previous documents can overcome future traffic problems. This is indicated by more road sections performing well in 2040 and 2045 compared to the do-nothing scenario.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Keywords: </strong>road performance; modeling; road network; traffic</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstra</strong><strong>k</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Seiring dengan pertumbuhan perekonomian, mobilitas angkutan orang dan barang ke berbagai wilayah juga turut meningkat. Di sinilah sektor transportasi memegang peranan yang sangat penting untuk memperlancar roda perekonomian dan melayani kebutuhan akan jasa angkutan orang dan barang di dalam kota, antarkota, dan keseluruh pelosok tanah air. Oleh karena itu diperlukan pemodelan transportasi makro dalam rencana pengembangan jaringan jalan yang terkoneksi dengan baik ke seluruh wilayah. Pendekatan kajian didasari oleh analisis kinerja jalan dengan metode PKJI 2023 dan pemodelan makro dengan metode pemodelan empat tahap. Dengan menambahkan rencana jaringan jalan dari dokumen Tatrawil, RUJJN, dan RTRW pada skenario <em>do something</em> menyebabkan jaringan jalan Provinsi Jawa Barat memiliki kinerja yang lebih baik. Ini menunjukkan bahwa rencana jaringan jalan yang sudah disusun pada dokumen terdahulu dapat mengatasi masalah lalu lintas di masa mendatang. Hal ini ditunjukkan dengan lebih banyaknya ruas jalan berkinerja baik di tahun 2040 dan 2045 dibandingkan dengan skenario <em>do nothing</em>.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>K</strong><strong>ata-kata kunci</strong>: kinerja jalan; pemodelan transportasi; jaringan jalan; lalu lintas</p> Tilaka Wasanta, Fransiskus Ferdinand Nainggolan, Prayoga Luthfil Hadi, Wimpy Santosa Copyright (c) 2025 https://journal.unpar.ac.id/index.php/HPJI/article/view/9064 Thu, 30 Jan 2025 00:00:00 +0700 PENGARUH SUBSTITUSI LIMBAH KACA TERHADAP TENSILE STRENGTH RATIO CAMPURAN BERASPAL ASPHALT CONCRETE-BINDER COURSE https://journal.unpar.ac.id/index.php/HPJI/article/view/9065 <p><strong>Abstract</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Hot asphalt mixtures require aggregate as the constituent material. In this study, the potential for glass waste to be used as an aggregate substitute is examined. For this reason, a mixture design was determined to obtain the Optimum Asphalt Content of the Asphalt Concrete-Binder Course mixtures using glass waste as a substitute for fine aggregate. The glass waste used is glass waste that passes through sieve No. 50 and retained on sieve No.100. The proportion of glass waste substitution is 0%, 25%, 50%, 75%, and 100% to the amount of fine aggregate in the mixture. The asphalt mixture in this study was made using the Marshall mixture design method. From this design, the Optimum Asphalt Content is obtained at 5.9% (0% glass waste), 5.4% (25% glass waste), 5.2% (50% glass waste), 5.1% (75% glass waste), and 4.9% (100% glass waste). Next, test spe-cimens were made for Indirect Tensile Strength testing, and carried out for testing in dry and wet conditions, and the Tensile Strength Ratio of the test specimens was determined. The Tensile Strength Ratio of the asphalt mixture decreases with increasing proportion of glass waste and decreasing asphalt content. Overall, this research shows that glass waste can be used as a substitute for fine aggregate.&nbsp;<strong>Keywords</strong>: hot mix asphalt; aggregate; glass waste; Marshall Method; Tensile Strength Ratio</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstra</strong><strong>k</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Campuran beraspal panas memerlukan agregat sebagai material penyusunnya. Pada studi ini dikaji potensi limbah kaca untuk dimanfaatkan sebagai substitusi agregat. Untuk itu ditentukan rancangan campuran dengan untuk mendapatkan Kadar Aspal Optimum pada campuran beraspal jenis Asphalt Concrete-Binder Course dengan menggunakan limbah kaca sebagai substitusi agregat halus. Limbah kaca yang digunakan adalah limbah kaca yang lolos ayakan No. 50 dan tertahan ayakan No.100. Proporsi substitusi limbah kaca adalah 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100% terhadap jumlah agregat halus dalam campuran. Campuran beraspal pada studi ini dibuat dengan menggunakan metode perancangan campuran Marshall. Dari perancangan tersebut diperoleh Kadar Aspal Optimum sebesar 5,9% (limbah kaca 0%), 5,4% (limbah kaca 25%), 5,2% (limbah kaca 50%), 5,1% (limbah kaca 75%), dan 4,9% (limbah kaca 100%). Selanjutnya dibuat benda-benda uji untuk pengujian Indirect Tensile Strength, dan dilakukan untuk pengujian dengan kondisi&nbsp; telah dilakukan pengkondisian kering dan kondisi basah, serta ditentukan Tensile Strength Ratio benda-benda uji. Tensile Strength Ratio campuran beraspal mengecil dengan bertambahnya proporsi limbah kaca dan berkurangnya kadar aspal. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa limbah kaca dapat dimanfaatkan sebagai substitusi agregat halus.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>K</strong><strong>ata-kata kunci</strong>: campuran beraspal panas; agregat; limbah kaca; Metode Marshall; <em>Tensile Strength Ratio</em></p> Syaripin, Latif Budi Suparma, Agus Taufik Mulyono, Gholiqul Amrodh Alawy, Ahmad Farid Ardiansyah, Rohmahillah Aviskanasya Septiandri Copyright (c) 2025 https://journal.unpar.ac.id/index.php/HPJI/article/view/9065 Thu, 30 Jan 2025 00:00:00 +0700 KOMPARASI EFISIENSI METODE PERAKITAN JEMBATAN PANEL RANGKA BAJA PADA PRESERVASI JEMBATAN https://journal.unpar.ac.id/index.php/HPJI/article/view/9066 <p><strong>Abstract</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Deterioration of bridge conditions can be caused by material durability, traffic volume and load, environmental conditions, or natural disasters. For this reason, bridge rehabilitation activities are needed. The bridge rehabili-tation process often results in road access being cut off and the handling process takes quite a long time. To prevent isolated areas to happen, it is necessary to build emergency bridges, which are usually called steel frame panel bridges or also known as Bailey Bridges. The construction of steel frame panel bridges can use several installation methods, namely full-span, shoring, balanced cantilever, and semi-balanced cantilever. This research aims to compare the effectiveness and efficiency of steel frame panel bridge erection methods. For this reason, field observations and interviews were carried out related to the assembly of steel frame panel bridges. Data analysis was carried out quantitatively and qualitatively by comparing the cost, time and level of ease of installing steel frame panel bridges. This study shows that the installation of a steel frame panel bridge using the semi balanced cantilever method is the easiest installation, requiring installation time of only 13 days for a span of 30 m, and with the lowest cost.&nbsp;&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Keywords</strong>: bridge; steel frame panel bridges; bridge assembly; semi balanced cantilever</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Penurunan kondisi jembatan dapat disebabkan oleh durabilitas material, volume lalu lintas dan beban, kondisi lingkungan, atau adanya bencana alam. Untuk itu diperlukan kegiatan rehabilitasi jembatan. Proses rehabilitasi jembatan seringkali membuat akses jalan terputus dan proses penanganannya membutuhkan waktu yang cukup lama. Untuk mencegah adanya daerah yang terisolir, diperlukan pembangunan jembatan darurat, yang biasa disebut dengan jembatan panel rangka baja atau biasa disebut juga sebagai jembatan Bailey. Pembangunan jembatan panel rangka baja dapat menggunakan beberapa metode pemasangan, yaitu <em>full-span</em>, <em>shoring</em>, <em>balanced cantilever</em>, dan <em>semi</em> <em>balanced cantilever</em>. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas dan efisiensi metode <em>erection</em> jembatan panel rangka baja. Untuk itu, dilakukan observasi lapangan dan wawan-cara yang terkait dengan perakitan jembatan panel rangka baja. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan secara kualitatif dengan membandingkan biaya, waktu, dan tingkat kemudahan pemasangan jembatan panel rangka baja. Studi ini menunjukkan bahwa pemasangan jembatan panel rangka baja yang menggunakan metode <em>semi balanced cantilever</em> merupakan pemasangan yang paling mudah, membutuhkan waktu pemasangan hanya 13 hari untuk bentang 30 m, dan dengan biaya yang paling murah. &nbsp;&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>K</strong><strong>ata-kata kunci</strong>: jembatan; jembatan panel rangka baja; perakitan jembatan; semi balanced cantilever</p> Adityo Budi, Gitaning Primaswari, Rikal Andani Copyright (c) 2025 https://journal.unpar.ac.id/index.php/HPJI/article/view/9066 Thu, 30 Jan 2025 00:00:00 +0700 PERAN MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMELIHARAAN JALAN https://journal.unpar.ac.id/index.php/HPJI/article/view/9067 <p><strong>Abstract</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>This study was conducted in Sidamulya Village, Jalaksana District, Kuningan Regency, in West Java Province. Sidamulya village is traversed by the Cirebon–Kuningan provincial road which is in good and moderate condition, the Jalaksana–Simpang Pejambon district road which is in moderate condition and slightly damaged, and several village roads are in moderate condition, lightly damaged, and heavily damaged. The road maintenance program in the Sidamulya Village environment is implemented based on the results of road condition surveys. Maintenance of the Cirebon-Kuningan Road Section is proposed using a routine maintenance program, while maintenance of the Jalaksana-Simpang Pejambon Road Section is proposed using a periodic maintenance program. Meanwhile, maintenance of village roads is proposed with a periodic maintenance and rehabilitation program. Implementation of road maintenance can be carried out by including village community participation through the Type IV self-management method, where planning is carried out by the government or community, while implementation and supervision are carried out by the community. The types of work that can be done by village communities are simple jobs and do not require high-tech equipment.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Keywords</strong>: road conditions; community participation; road maintenance; road planning; self-management</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstra</strong><strong>k</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Studi ini dilakukan di Desa Sidamulya, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, di Provinsi Jawa Barat. Desa Sidamulya dilewati oleh jalan provinsi Cirebon–Kuningan yang berkondisi baik dan sedang, jalan kabupaten Jalaksana–Simpang Pejambon yang berkondisi sedang dan rusak ringan, dan beberapa jalan desa berkondisi sedang, rusak ringan, dan rusak berat. Program pemeliharaan jalan di lingkungan Desa Sidamulya dilaksanakan berdasarkan hasil survei kondisi jalan. Pemeliharaan ruas jalan Cirebon–Kuningan diusulkan menggunakan program pemeliharaan rutin, sedangkan pemeliharaan ruas jalan Jalaksana– Simpang Pejambon diusulkan dengan program pemeliharaan berkala. Sementara itu, pemeliharaan jalan desa diusulkan dengan program pemeliharaan berkala dan rehabilitasi. Pelaksanaan pemeliharaan jalan dapat dilakukan dengan me-nyertakan partisipasi masyarakat desa melalui metode swakelola Tipe IV, yang mana perencanaan dilakukan oleh pemerintah atau masyarakat, sedangkan pelaksanaan dan pengawasan dilakukan oleh masyarakat. Jenis pekerjaan yang dapat dilakukan oleh masyarakat desa adalah pekerjaan yang sederhana dan tidak memerlukan peralatan berteknologi tinggi.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>K</strong><strong>ata-kata kunci</strong>: kondisi jalan; partisipasi masyarakat; pemeliharaan jalan; perencanaan jalan; swakelola</p> Yudi Sekaryadi Copyright (c) 2025 https://journal.unpar.ac.id/index.php/HPJI/article/view/9067 Thu, 30 Jan 2025 00:00:00 +0700 PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA KEJADIAN KECELAKAAN LALU LINTAS DI WILAYAH HUKUM POLRES SUBANG https://journal.unpar.ac.id/index.php/HPJI/article/view/9068 <p><strong>Abstract</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Traffic accidents are in the top 5 causes of death in the world. Therefore, it is important to study the factors that cause traffic accidents. This study uses law enforcement theory and criminal responsibility theory with an empirical juridical approach and analytical descriptive nature. Data was collected through literature study to obtain primary, secondary and tertiary legal materials, which were analyzed qualitatively. This study shows that the main factor causing traffic accidents is human negligence, followed by unfit vehicles, poor road con-ditions, and environmental or weather factors. Criminal liability for negligent drivers involves a legal process, from investigation, prosecution, to trial. In practice, traffic accident cases are often resolved through conciliation at the investigation stage, although dissatisfied parties can take the case to court.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Keywords</strong>: traffic accident; law enforcement; driver negligence; legal process</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstra</strong><strong>k</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Kecelakaan lalu lintas menempati 5 besar penyebab kematian di dunia. Karena itu, penting dilakukan kajian terhadap faktor-faktor penyebab kecelakaan lalu lintas. Studi ini menggunakan teori penegakan hukum dan teori pertanggungjawaban pidana dengan pendekatan yuridis empiris dan sifat deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan untuk memperoleh bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas adalah kelalaian manusia, diikuti oleh kendaraan yang tidak layak, kondisi jalan yang buruk, serta faktor lingkungan atau cuaca. Pertanggungjawaban pidana terhadap pengemudi yang lalai melibatkan proses hukum, mulai dari penyidikan, penuntutan, hingga persidangan. Dalam praktiknya, kasus kecelakaan lalu lintas sering diselesaikan melalui perdamaian pada tahap penyidikan, meskipun pihak yang tidak puas dapat melanjutkan perkara hingga ke pengadilan.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>K</strong><strong>ata-kata kunci</strong><strong>: </strong>kecelakaan lalu lintas; penegakan hukum; kelalaian pengemudi; proses hukum</p> Lis Diana Ningsih, Ajeng Meiliana Rizky, Prayoga Luthfil Hadi, Wimpy Santosa Copyright (c) 2025 https://journal.unpar.ac.id/index.php/HPJI/article/view/9068 Thu, 30 Jan 2025 00:00:00 +0700