PROSEDUR AUDIT AKUN PENDAPATAN BERDASARKAN IFRS 15 (PSAK 115) PADA INDUSTRI MINYAK DAN GAS BUMI (STUDI KASUS PADA AUDIT PERIODE INTERIM PT ABC)
Keywords:
minyak dan gas bumi, pendapatan, standar akuntansi, test of detailsAbstract
Industri minyak dan gas bumi memiliki karakteristik transaksi dan kontrak yang kompleks sehingga pengakuan pendapatan menjadi area berisiko tinggi dan memerlukan penerapan standar akuntansi serta prosedur audit yang tepat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis prosedur audit akun pendapatan berdasarkan IFRS 15 (PSAK 115) pada industri migas melalui studi kasus audit periode interim PT ABC. Penulisan artikel ini didasarkan pada kegiatan magang yang dilaksanakan di KAP XYZ melalui Professional Career Development Program (PCDP), yang mencakup virtual-based training dan on-the-job training dengan keterlibatan langsung dalam penyusunan contract summary dan pelaksanaan test of details. Pembahasan utama meliputi pemahaman kebijakan pengakuan pendapatan, analisis kontrak berdasarkan lima tahap IFRS 15, serta prosedur vouching terhadap dokumen pendukung utama. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa PT ABC telah menerapkan pengakuan pendapatan secara konsisten sesuai PSAK 115, dengan kewajiban pelaksanaan tunggal berupa penyerahan minyak mentah yang diakui pada satu titik waktu saat pengendalian berpindah kepada pelanggan. Meskipun ditemukan beberapa selisih akibat ketidaklengkapan dokumen, pengakuan pendapatan secara keseluruhan telah dilakukan pada periode yang tepat.