Journal of Sustainable Construction https://journal.unpar.ac.id/index.php/josc <p>Journal of Sustainable Construction (JoSC) adalah jurnal yang menerapkan <em>review</em> secara tertutup (<em>double-blind peer-review</em>) dan akses terbuka. JoSC menyediakan tempat untuk penerbitan artikel penelitian asli yang bertujuan untuk mempromosikan dan memajukan penelitian serta aplikasi konstruksi berkelanjutan dari perspektif empiris dan teoritis. JoSC diterbitkan sebanyak dua (2) kali dalam satu tahun, setiap bulan Februari-Maret, dan Agustus-September. Artikel dapat ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.</p> <p>The Journal of Sustainable Construction (JoSC) is a double-blind peer-reviewed and open access journal that provides a venue for publishing original research articles focusing on promoting and advancing the research and applications of sustainable construction from both empirical and theoretical perspectives. The JoSC is biannual and published in February-March and August-September. Articles may be written in Indonesian or English.</p> <p><a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/20210920320987933" target="_blank" rel="noopener">e-ISSN: 2808-2869</a></p> <p>----</p> <p><a href="https://journal.unpar.ac.id/index.php/josc/about/submissions" target="_blank" rel="noopener">Article Submission Guideline for Author</a> | in <a href="https://drive.google.com/file/d/1tL-r2A9h6EiKn8VNRKyMSYa5YNJV8Sm_/view?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener">English</a> | dalam <a href="https://drive.google.com/file/d/1bwyJLEyHEeAvd5c9xoKhse4jcNexpe19/view?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener">Bahasa Indonesia</a></p> <p><a href="https://docs.google.com/document/d/1PJgLG22-1JMyZ26PKiLRyu4Cm6vHsxLX/edit?usp=sharing&amp;ouid=116793569329295991838&amp;rtpof=true&amp;sd=true" target="_blank" rel="noopener">Article Template</a></p> Universitas Katolik Parahyangan en-US Journal of Sustainable Construction 2808-2869 Kepuasan Penumpang terhadap Kualitas Pelayanan Jasa Kereta Api di Stasiun Bandung selama Pandemi Covid-19 dengan Metode IPA dan CSI https://journal.unpar.ac.id/index.php/josc/article/view/6035 <p>Stasiun KA Bandung merupakan stasiun kelas besar yang berada di dalam pengelolaan PT KAI DAOP II Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kinerja dan tingkat kepuasan penumpang serta mengevaluasi kondisi Standar Pelayanan Minimum (SPM) aspek kenyamanan selama pandemi Covid-19 dengan mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan No 63 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang Dengan Kereta Api. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi penyebaran kuesioner dan observasi. Dalam penelitian ini analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil sebelum dan saat pandemi menggunakan metode <span style="font-style: normal !msorm;"><em>I</em></span><span style="font-style: normal !msorm;"><em>mportance-</em></span><span style="font-style: normal !msorm;"><em>P</em></span><span style="font-style: normal !msorm;"><em>erformance </em></span><span style="font-style: normal !msorm;"><em>A</em></span><span style="font-style: normal !msorm;"><em>nalysis</em></span> dan <span style="font-style: normal !msorm;"><em>C</em></span><span style="font-style: normal !msorm;"><em>ustomer </em></span><span style="font-style: normal !msorm;"><em>S</em></span><span style="font-style: normal !msorm;"><em>atisfaction </em></span><span style="font-style: normal !msorm;"><em>I</em></span><span style="font-style: normal !msorm;"><em>ndex</em></span> (CSI). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum dan saat pandemi semua variabel indikator bernilai negatif, artinya semua pelayanan yang diberikan masih di bawah harapan penumpang. Sementara itu, kinerja menyeluruh dengan metode CSI saat pandemi didapat sebesar 0,790 yang artinya ada kenaikan tingkat kepuasan. Untuk evaluasi SPM No 63 Tahun 2019 aspek kenyamanan yang dikaitkan dengan protokol kesehatan dari sepuluh ketentuan empat di antaranya belum sesuai dengan peraturan yang berlaku.</p> Ratu Ar'ba Sabilla Herman Herman Copyright (c) 2022 Journal of Sustainable Construction https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-10-31 2022-10-31 2 1 1 12 10.26593/josc.v2i1.6035 Implementasi Building Information Modelling (BIM) dalam Estimasi Volume Pekerjaan Struktural dan Arsitektural https://journal.unpar.ac.id/index.php/josc/article/view/6135 <p>Perhitungan volume pekerjaan menggunakan gambar <em>Computer Aided Design </em>(CAD) 2D memerlukan proses manual dan <em>software </em>pendukung lain seperti Microsoft Excel untuk perhitungan. Hal ini menyebabkan peluang terjadinya <em>error</em> karena ketidaktelitian interpretasi dan perhitungan dalam mengelaborasi kompleksitas bangunan yang akan dibangun. Penerapan <em>Building Information Modelling</em> (BIM) dapat meminimalisir kesalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan <em>software</em> Autodesk Revit untuk estimasi perhitungan volume dan menganalisis perbedaan hasil estimasi perhitungan volume berbasis <em>Building Information Modelling</em> dan hasil estimasi menggunakan CAD 2D. Studi kasus penelitian menggunakan data perencanaan gedung utama Rumah Sehat Baznas (RSB) Berau. Penelitian dilakukan dengan membuat model BIM menggunakan <em>software</em> Autodesk Revit dari data <em>Detail Engineering Design </em>(DED) CAD 2D eksisting. Output volume <em>software</em> Revit kemudian dibandingkan dengan <em>Bill of Quantity </em>(BQ) eksisting dan dianalisis perbedaannya.. Hasil penelitian menunjukan rata-rata perbedaan pada pekerjaan fondasi adalah 2%, pekerjaan <em>sloof</em> dan balok 0%, pekerjaan kolom 1%, pekerjaan pelat lantai 3%, pekerjaan <em>railing</em> 15%, pekerjaan dinding 7%, pekerjaan pintu 7%, pekerjaan jendela 0%, pekerjaan pola lantai 5%, pekerjaan plafond 17%, dan pekerjaan atap 6%. Rata-rata perbedaan pada pekerjaan arsitektural adalah 6%, sedangkan pada pekerjaan struktur adalah 5%, perbedaan terjadi karena kesalahan menghitung jumlah objek, kesalahan perhitungan, dan kesalahan interpretasi gambar.</p> Itsna Aulya Reista Annisa Annisa Ilham Ilham Copyright (c) 2022 Journal of Sustainable Construction https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-10-31 2022-10-31 2 1 13 22 10.26593/josc.v2i1.6135 Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Penyelesaian Proyek Konstruksi: Tinjauan Literatur Sistematis https://journal.unpar.ac.id/index.php/josc/article/view/6018 <p>Pada awal Maret 2020 <em>Coronavirus Disease</em> (Covid)-19 resmi diumumkan pemerintah telah masuk Indonesia. Sejak saat itu pemerintah mulai memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bagi kegiatan masyarakat. PSBB mengakibatkan banyak aktivitas masyarakat menjadi terhambat dan salah satunya adalah proyek konstruksi. Banyak proyek konstruksi yang mengalami keterlambatan proyek akibat pandemi Covid-19 dan telah banyak studi pada ranah ini. Tulisan ini bertujuan untuk melakukan <em>systematic literature review</em> atas studi-studi terdahulu. Ada tiga pertanyaan penelitian yang akan dijawab yaitu bagaimana dampak Covid-19 terhadap penyelesaian proyek konstruksi, apa faktor-faktor penyebab keterlambatan proyek konstruksi, dan apa implikasi secara legal kontraktual. Berdasarkan kajian yang dilakukan, dampak Covid-19 yang terjadi pada proyek konstruksi meliputi keterlambatan proyek konstruksi. Faktor-faktor dominan penyebab keterlambatan pada masa Covid-19 adalah keterlambatan pengiriman material ke lokasi proyek, jumlah tenaga kerja yang tidak memadai, kekurangan atau kerusakan peralatan. Pandemi Covid-19 dikategorikan sebagai peristiwa kahar, yang membebaskan kontraktor pelaksana dari kewajiban membayar denda akibat keterlambatan proyek. Namun, penegasan ini perlu dinyatakan secara eksplisit dalam kontrak konstruksi untuk menghindari potensi terjadinya konflik antara pemilik dan kontraktor pelaksana.</p> Sebastianus Baki Henong Copyright (c) 2022 Journal of Sustainable Construction https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-10-31 2022-10-31 2 1 23 29 10.26593/josc.v2i1.6018 Pengukuran Tingkat Risiko Aplikator dalam Penerapan Teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) di Indonesia https://journal.unpar.ac.id/index.php/josc/article/view/6196 <p>Dalam upaya pengadaan rumah RISHA, Direktorat Bina Teknik Perumahan dan Permukiman melatih, memberikan lisensi, dan menugaskan para aplikator untuk melakukan produksi dan perakitan. Pada praktiknya, berbagai masalah masih dihadapi oleh para aplikator. Berbagai permasalahan ini perlu diidentifikasikan, dievaluasi, dan dicarikan solusinya agar penerapan RISHA semakin membaik di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat risiko yang kemungkinan dihadapi oleh para aplikator berdasarkan permasalahan yang ada, dengan mempertimbangkan nilai probabilitas dan dampaknya. Pendekatan kualitatif dan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Data diperoleh melalui kajian literatur, wawancara serta penyebaran kuesioner kepada aplikator RISHA. Hasil penelitian menunjukkan beberapa masalah yaitu kendala mobilisasi material dan/atau panel RISHA, banyaknya tenaga kerja baru yang senantiasa berubah, belum adanya pedoman yang seragam terkait ukuran cetakan, serta ketidaksesuaian gambar desain dengan kondisi di lapangan termasuk ke dalam kategori risiko tinggi. Sementara itu, risiko yang termasuk ke dalam kategori sedang meliputi permasalahan kenaikan harga baja tulangan dan permintaan calon pengguna yang seringkali tidak dapat diakomodasi oleh teknologi RISHA, sedikitnya tenaga ahli yang tersedia, serta pemasangan panel tidak sesuai standar karena kurangnya pelatihan. Permasalahan yang termasuk dalam kategori rendah terkait dengan ketidakpahaman masyarakat mengenai RISHA, pengadaan panel oleh pihak ketiga, dan besarnya anggaran untuk modal awal.</p> Mia Wimala Theodorus Rasta Carissa Carissa Copyright (c) 2022 Journal of Sustainable Construction https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-10-31 2022-10-31 2 1 30 38 10.26593/josc.v2i1.6196 Perencanaan Sistem Informasi Manajemen Aset dan Fasilitas Gedung PPAG 2 Universitas Katolik Parahyangan https://journal.unpar.ac.id/index.php/josc/article/view/5747 <p>Gedung Pusat Pembelajaran Arntz-Geise 2 (PPAG 2) merupakan gedung pusat pembelajaran yang dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas pendukung. Dengan banyaknya fasilitas yang ada pada gedung PPAG 2 diperlukan pengelola aset fasilitas gedung agar dapat beroperasi secara optimal. Manajer aset fasilitas gedung dilengkapi dengan beberapa divisi untuk membantu dalam menjalankan, mengelola, sekaligus melakukan perawatan terhadap fasilitas yang ada. Sistem informasi yang akan berperan sebagai penghubung antara kebutuhan pengelola dan pengguna dibutuhkan untuk mempermudah proses manajemen aset. Sistem informasi yang dibuat akan ditinjau dari beberapa faktor sehingga dapat menentukan perubahan maupun perbaikan yang terjadi setelah adanya prototipe sistem informasi yang dibuat.</p> Dominico Nouwen Hermawan Theresita Herni Setiawan Copyright (c) 2022 Journal of Sustainable Construction https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-10-31 2022-10-31 2 1 39 47 10.26593/josc.v2i1.5747