ANALISIS PERMINTAAN PENGIRIMAN BARANG DI BANDARA INTERNASIONAL AHMAD YANI (STUDI KASUS: PERUSAHAAN ANGKASA PURA LOGISTIK SEMARANG)
DOI:
https://doi.org/10.26593/jtrans.v25i2.9596.127-138Keywords:
kesalahan peramalan, peramalan, permintaan barang, single exponential smoothing, single moving averageAbstract
Permintaan barang yang tidak stabil berpengaruh pada pengiriman barang khususnya jalur udara. Ketidakstabilan ini menjadi perhatian oleh perusahaan yang memberikan jasa layanan pengiriman barang. PT.
Angkasa Pura Logistik Semarang melalui Ekspedisi Muatan Pesawat Udara melayani pengiriman barang melalui udara harus mewaspadai terkait ketidakpastian pengiriman barang. Untuk menghindari kerugian perusahaan, pimpinan harus melakukan pengambilan keputusan yang tepat guna mengantisipasi dan menyesuaikan ketidakpastian permintaan barang yang akan terjadi pada periode berikutnya. Tujuan dari penelitian ini untuk memprediksi permintaan barang outgoing yang terjadi pada periode berikutnya menggunakan metode peramalan. Peramalan yang akurat dilakukan dengan membandingkan metode Single Moving Average dan Single Exponential Smoothing menggunakan aplikasi Minitab 21. Metode yang tepat adalah metode Single Exponential Smoothing karena nilai error yang dimiliki rendah dengan hasil peramalan pengiriman barang outgoing sebanyak 24,457,3 kg periode berikutnya dengan nilai error peramalan MAD sebesar 13.292,024 nilai MSE sebesar 383.702,349 dan nilai MAPE sebesar 44,13%.
