PRIORITISASI PENANGANAN PERLINTASAN SEBIDANG PADA KRL COMMUTER LINTAS BOGOR MENGGUNAKAN PENDEKATAN MITIGASI RISIKO BERBASIS EXPOSURE DAN VULNERABILITY
DOI:
https://doi.org/10.26593/jtrans.v25i3.9893.193-204Keywords:
perlintasan sebidang, mitigasi risiko, prioritas, perkotaan, mobilitasAbstract
Perlintasan sebidang pada jalur KRL Commuter Lintas Bogor menimbulkan risiko keselamatan tinggi akibat interaksi antara moda rel dan jalan. Penelitian ini bertujuan menyusun prioritas penanganan perlintasan sebidang berbasis mitigasi risiko dengan indikator exposure dan vulnerability menggunakan data sekunder yang mudah diakses. Studi ini meneliti perlintasan sebanyak 57 melalui metode skoring ordinal terhadap tujuh indikator. Hasilnya menyatakan perlintasan tergolong berisiko sedang sebesar 87,72% dan berisiko rendah sebesar 12,28%. Validasi oleh lima evaluator independen menunjukkan hasil konsisten dengan percentage agreement 93,33% dan ICC 0,828. Temuan dalam studi ini menunjukkan bahwa pendekatan sederhana berbasis data sekunder dapat menghasilkan penilaian risiko yang reliabel dan berguna bagi pengambilan keputusan dalam perencanaan infrastruktur transportasi perkotaan serta mendukung pengelolaan mobilitas yang lebih aman dan efisien.
