ANALISIS KINERJA LALU LINTAS SIMPANG TIGA BERSINYAL BERDASARKAN METODE PKJI 2023(STUDI KASUS: SIMPANG TOBEK GODANG, KOTA PEKANBARU)
DOI:
https://doi.org/10.26593/jtrans.v25i3.9934.235-246Keywords:
simpang bersinyal, derajat kejenuhan, PKJI 2023, kinerja lalu lintasAbstract
Simpang Tobek Godang di Kota Pekanbaru merupakan simpang tiga bersinyal yang berada di kawasan komersial dengan intensitas lalu lintas tinggi, khususnya pada jam sibuk. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja simpang berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023, khususnya terhadap nilai derajat kejenuhan dan tundaan. Data volume lalu lintas, kecepatan, dan geometri dikumpulkan melalui survei lapangan. Hasil menunjukkan nilai derajat kejenuhan melampaui ambang batas PKJI (Dj ≤ 0,85), yaitu 1,04 untuk pendekat utara, 1,22 untuk timur, dan 1,28 untuk barat. Kondisi ini menunjukkan simpang berada dalam keadaan jenuh, yang berkontribusi terhadap tundaan lalu lintas signifikan. Hasil penelitian merekomendasikan perlunya perbaikan tata guna simpang melalui rekayasa geometri atau pengaturan waktu sinyal guna mengurangi kemacetan. Kajian ini memberikan dasar empiris bagi pengambilan kebijakan manajemen lalu lintas perkotaan.
