Humanistic Marxism and the Transformation of Reason

Main Article Content

Kevin E. Brien

Abstract

Mengacu pada gagasan tentang alienasi Marx, artikel ini menyoroti struktur pola aktivitas yang tidak teralienasi. Aktivitas yang tak teralienasi ditandai oleh beberapa hal yang umumnya bertentangan dengan pola aktivitas dalam struktur masyarakat kapitalistik. Pertama, aktivitas itu mengandaikan ikatan ontologis antar manusia. Manusia bukan sarana melainkan tujuan. Objektivikasi diri tidak boleh menghambat objektivikasi orang lain sejauh yang terakhir itu mengakui kodrat sosial manusia. Kedua, di dalamnya tendensi ke arah "pemilikan" tidak dianggap pola apropriasi utama, melainkan sekedar salah satu bentuk apropriasi di antara sekian banyak bentuk lainnya. Ketiga, ia menuntut integrasi harmonis antara berbagai sisi manusia, kognitif maupun konatif, nalar maupun rasa inderawi. Maka yang rasional sekaligus dilihat mengandung yang rasawi; segala yang rasawi mengandung rasionalitas. Untuk memajukan aktivitas yang tak teralienasi ini dibutuhkan transformasi rasionalitas praktis, suatu akal-sehat yang baru.

Article Details

Section
Articles