PEMAKNAAN RUMAH BERDASARKAN ASPEK KOSMOLOGI DALAM KEBUDAYAAN SUMBA BARAT OBJEK STUDI: RUMAH TARA MANU DI KAMPUNG WEE LEWO

Penulis

  • Aurelius Aaron Rosimin ; Caecilia S. Wijayaputri

DOI:

https://doi.org/10.26593/risa.v4i02.3803.155-172

Abstrak

Abstrak- Kampung adat Wee Lewo merupakan salah satu kawasan konservasi kebudayaan yang masih memegang erat tradisi dan budaya yang diterapkan secara turun-temurun. Di kampung adat Wee Lewo ditemukan adanya keunikan pada rumah adat tradisionalnya yang penggunaannya tidak dikhususkan untuk mencukupi kebutuhan penggunanya saja, namun juga melingkupi kebutuhan teologis dan kebutuhan tradisi yang melingkupi relasi manusia secara horizontal dan secara vertikal. Rumah adat Tara manu dipilih karena memiliki data yang lengkap dan memiliki tatanan ruang berbeda dari rumah adat lainnya yang ada di kampung adat Wee Lewo

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan memaparkan analisa objek berdasarkan kosmologi yang ada di dalam budaya Sumba, yang kemudian dijelaskan melalui keberadaan elemen arsitektur yang ada di dalamnya. Data-data yang diambil sebagai bahan analisa merupakan data fisik dan data objek yang bisa didapatkan melalui survey lapangan dan wawancara narasumber yang berkaitan. Proses analisa dilakukan dengan cara meneliti seluruh aktifitas dan pemahaman lokal tentang rumah adat yang kemudian dikaji secara komprehensif menggunakan teori kosmologi dari budaya Sumba.

Analisa kosmologi dalam budaya Sumba terhadap elemen-elemen arsitektur yang ada di dalam rumah adat Sumba dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa rumah adat merupakan tempat untuk berkumpul bagi penggunanya baik secara berkeluarga dan berkoloni; rumah adat juga merupakan perwujudan dari Marapu yang senantiasa hadir diantara pengguna rumah adat; di rumah adat juga terdapat keseimbangan yang saling berhubungan satu sama lain namun keduanya tidak bisa dipisahkan.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2020-03-21