PERLETAKAN DAN BENTUK DESAIN MAIN ENTRANCE PADA BANGUNAN MAL TERBUKA (Studi Kasus: Mal Cihampelas Walk dan Mal Paris Van Java di Bandung)

Penulis

  • Reo Faroga Magister Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Katolik Parahyangan, Bandung

Abstrak

Untuk memasuki sebuah bangunan, pengunjung harus melalui entrance sebagai pintu masuknya. Bahkan pada komplek bangunan bisa memiliki beberapa entrance guna memudahkan pencapaian memasuki bangunan maupun demi kelangsungan operasional kegiatan di dalam bangunan tersebut.

Entrance yang paling berpengaruh pada besarnya minat pengunjung serta member corak pada penampilan bangunan adalah main entrance, berfungsi sebagai: penarik pengunjung, penerima pengunjung. Main entrance bangunan biasanya dihubungkan dengan ruang besar dalam bangunan yang sekaligus berfungsi sebagai pusat orientasi maupun informasi tentang kegiatan di dalam bangunan. Main entrance perlu didesain sedemikian rupa sehingga memiliki daya tarik sebagai elemen penyambut dapenerima tamu. Keberadaannya perlu didukung elemen pengarah di luar bangunan agar mempermudah pengunjung mencapai main entrance bangunan. Mengingat pentingnya peran yang demikian, main entrance bangunan patut didesain sebagai vocal point dalam mencapai entrance bangunan. perencanaan desain bangunan secara keseluruhan

Selain bentuknya, pengolahan masa bangunan maupun facadenya, main entrance juga dapat mewakili jenis kegiatan di dalam bangunan tersebut. Misalnya kantor, mal, dan sebagainya akan memiliki desain entrance yang berbeda. Letaknya harus mewakili pencapaian yang dapat menjangkau segala aktivitas dalam bangunan secara merata baik dari sisi jarak maupun kepadatan sirkulasi pengunjung agar tidak terjadi penumpukan kepadatan pengunjung dalam area tertentu di bangunan. Untuk itu peneliti mencoba menganalisa main entrance dari segi bentuk dan perletakannya, pada ruang lingkup penelitian di mal Cihampelas Walk dan mal Paris Van Java. Apakah mal terbuka dengan konsep city walk yang sedang diminati masyarakat ini telah memiliki main entrance yang sesuai dengan jenis bangunan maupun bentuk desain bangunannya. Serta memberi solusi pada perletakan main entrance agar mal lebih dapat menarik minat pengunjung sebanyak mungkin.

Kata Kunci: main entrance, mal terbuka

##submission.downloads##