Dengan semakin ketatnya persaingan bisnis, perusahaan -perusahaan dituntut untuk menjadi semakin efisien agar setidaknya dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya, lebih balk lagi jika perusahaan perusahaan tersebut dapat menjadi yang terbaik di industrinya masing¬masing. Oleh karenanya, setiap perusahaan berusaha mencari alat, standar atau bechmark yang sesuai dengan kondisi perusahaannya dan kemudian menerapkannya di semua bidang, termasuk keuangan. Salah satu alat bantu di bidang keuangan yang sedang hangat dibicarakan adalah Economic Value Added (EVA), yang menjadi pokok bahasan artikel di bawah ini.