The Aid to Myanmar, Excercising Power of Indonesia Under Jokowi’s Leadership

Authors

  • Alrafsya Mahendra Saputra Universitas Katolik Parahyangan

DOI:

https://doi.org/10.26593/sentris.v2i2.4148.1-13

Keywords:

Jokowi, Rohingnya, Bantuan Kemanusiaan Indonesia, Potensi Akses Indonesia, Politik Luar Negeri Indonesia

Abstract

Semenjak Jokowi mengambil tanggung jawab sebagai presiden Indonesia, Indonesia menjadi negara yang menarik perhatian dunia internasional, dari kebijakan dalam sekaligus luar negerinya yang berinisiatif menjadikan Indonesia poros poros maritim dunia, sampai kepada partisipasinya dalam isu-isu internasional. Salah satu kasus internasional yang sedang menjadi viral adalah kasus Rohingnya, yang menarik perhatian berbagai negara, khususnya negara-negara Asia. Indonesia menjadi salah satu negara yang menjadi sasaran dari pengungsi-pengungsi Rohingnya. Oleh karena itu, Indonesia, di bawah kepemimpinan Jokowi, meminta Myanmar untuk menyelesaikan masalah kemanusiaan dengan Rohingnya. Tidak hanya selesai di situ, Indonesia juga berinisiatif untuk memberikan bantuan. Hal inilah yang menarik perhatian dari penelitian ini, karena dalam memberikan bantuan kemanusiaanya ini, secara tidak langsung Indonesia juga sedang melaksanakan kekuatan negaranya sebagai “Middle Power Countries”. Tujuan dari karya tulis adalah untuk memberikan penjelasan bagaimana dari bantuan ini, Indonesia sebagai negara Middle Power mendapat akses dan dapat mengerahkan dampaknya terhadap negara Myanmar, bahkan sampai pengelolaan kebijakan negara Myanmar.

Downloads

Published

2020-08-19