Belt and Road Initiative: Catalyst for the Central Asian Integration?

Authors

  • Noor Halimah Anjani Parahyangan Catholic University

DOI:

https://doi.org/10.26593/sentris.v1i1.4172.125-138

Keywords:

Asia Tengah, Belt and Road Initiative, Regionalisme, Kerja Sama Regional.

Abstract

Belt and Road Initiative (BRI) merupakan strategi pembangunan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Tiongkok. BRI fokus membangun kerja sama dan konektivitas antara negara-negara di Eurasia. Asia Tengah merupakan salah satu kawasan yang dilewati oleh pembangunan BRI. Permasalahan ekonomi dan pembangunan menjadi alasan mengapa negara-negara ini antusias dengan adanya BRI. Namun, selain masalah ekonomi dan pembangunan, terdapat masalah lain seperti kurang baiknya hubungan antarnegara di kawasan. Pasca runtuhnya Uni Soviet, negara-negara di Asia Tengah mengalami gejolak sosial dan ekonomi. Politik isolasi pun dilakukan oleh negaranegara tersebut dengan anggapan bahwa hal tersebut merupakan cara terbaik untuk menghindari perluasan masalah terlepas dari keberadaan organisasi-organisasi kawasan di Asia Tengah. Penulis melihat terbatasnya integrasi regional sebagai salah satu alasan mengapa stabilitas kawasan di Asia Tengah sulit tercapai. Paper ini bertujuan untuk meneliti sejauh mana BRI mampu menjadi katalis bagi negara-negara Asia Tengah untuk meningkatkan kerja sama regional.

Downloads

Issue

Section

Articles