AKIBAT HUKUM WANPRESTASI DAN TANGGUNG JAWAB PARA PIHAK DALAM TRANSAKSI ANJAK PIUTANG

Penulis

  • Sudjana Sudjana Faculty of Law, Padjadjaran University

DOI:

https://doi.org/10.25123/vej.v5i2.3173

Abstrak

In this article, using a juridical-normative approach, the author discusses legal issues stemming from the breach of two interlocking contracts: supplier agreement and factoring agreement.  To be analysed is the legal relationship of all parties in the case of breach of contract or worse bankruptcy of the supplier.  Issues to be raised in particular concerns who in the case of breach of contract will in the end possess the right to demand payment of outstanding debts and who bear the (legal and financial) risk in the worst case scenario: bankruptcy of buyer.

Referensi

Daftar Pustaka

Buku:

Agus Yudha Hernoko, Hukum Perjanjian Asas Proposionalitas Dalam Kontrak Komersil, Kencana Pranada Media Group, Jakarta, 2013.

Andi Hamzah, Kamus Hukum, Ghalia Indonesia, 2005.

Budi Rachmat, Anjak Piutang Solusi Cash Flow Problem, Cetakan Ke 1, Gramedia Pustaka,Jakarta, 2003.

Celina Tri Siwi Kristiyanti, Hukum Perlindungan konsumen, PT. Sinar Grafika, Jakarta, 2008.

Dahlan Siamat, Manajemen Lembaga Keuangan, Edisi Ketiga, Fakultas Ekonomi UI, Jakarta, 2001.

Djaja S. Meliala, Perkembangan Hukum Perdata Tentang Benda dan Hukum Perikatan, Nuansa Aulia, Bandung, 2007.

Kasmir, Bank dan Lembaga Keuangan Lain, Jakarta: Rajawali Press, 2013.

Lukman Santoso Az, Hukum Perikatan (Teori Hukum dan Teknis Pembuatan Kontrak, Kerja Sama, dan Bisnis), Setara Press, Malang, 2016.

Martono, Bank dan Lembaga Keuangan lain,Ekonisia, Yogyakarta, 2010.

Munir Fuady, Pengantar Hukum Bisnis, Menata Bisnis Modern di Era Global, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung, 2002.

Nindyo Pramono, Hukum Komersil, Pusat Penerbitan UT, Jakarta, 2003.

Pandi, Frianto dkk, Lembaga Keuangan, Rineka Cipta, Jakarta, 2009.

Rachmad Setiawan dan J Satrio, Penjelasan Hukum tentang Cessie, Nasional Lembaga Legal Reform, Jakarta 2010.

Rinus Pantouw, Hak Tagih Atas Piutang Dagang; Anjak Piutang (Factoring), Cetakan Pertama, Edisi Ke 1, Kencana, Jakarta, 2006.

Sigit Triandaru & Totok Budisantoso, Bank dan Lembaga Keuangan Lain, Salembat Empat, Jakarta, 2006.

Soekidjo Notoatmojo, Etika dan Hukum Kesehatan, Rineka Cipta, Jakarta, 2010.

Subekti, Aspek-Aspek Hukum Perikatan Nasional, cet.2, Alumni, Bandung, 1980.

Subekti, Pokok Pokok Hukum Perdata, PT Intermasa, Jakarta, 2008.

Suharnoko dan Endah Hartati, Doktrin Subrogasi, Novasi, dan Cessie, Prenada Media,Jakarta, 2006.

Sunaryo, Hukum Lembaga Pembiayaan, Sinar Grafiko, Jakarta, 2008.

Titik Triwulan dan Shinta Febrian, Perlindungan Hukum bagi Pasien, Prestasi Pustaka, Jakarta, 2010.

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia dan AusAID, Panduan Bantuan Hukum di Indonesia , 2006, YLBHI dan PSHK, Jakarta.

Zaeni Asyhadie, Hukum Bisnis : Prinsip dan Pelaksanaanya di Indonesia,PT. Rajagrafindo Persada, Jakarta, 2005.

Artikel:

Feronika Y. Yangin, Analisis Hukum Pengalihan Piutang (Cessie) Kepada Pihak Ketiga Menurut Pasal 613 KUHPerdata, Jurnal Lex Privatum, Vol. IV/No. 5/Juni/2016 hlm 82, file:///C:/Users/kiki/Downloads/12644-25235-1-SM%20(1).pdf

Muhammad Hendra, Runtung, Sunarmi Utary, Maharany Barus, Analisis Hak dan Kewajiban Para Pihak Pada Perjanjian Jual Beli Piutang Dalam Pembiayaan Anjak Piutang, https://jurnal.usu.ac.id/ index.php/law/ article/viewFile/3966/1829.

Naerul Edwin Kiky Aprianto, Anjak Piutang (Factoring) Dalam Ekonomi Islam, Islamiconomic: Jurnal Ekonomi Islam Volume 8 No. 1 Januari - Juni 2017 P-ISSN: 2085-3696; E-ISSN: 2541-4127, hlm 99-100. Tersedia dalam file:///C:/Users/kiki/Downloads/59-137-1-PB.pdf

Nining Latianingsih, Prinsip Tanggung Jawab Pelaku Usaha Dalam Transaksi Elektronik Menurut Undang-Undang Informasi Dan Transaksi Elektronik, hlm 73, Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, Vol 11, No. 2, Desember 2012 : 71 – 76 , https://media.neliti.com/media/publications/13456-ID-prinsip-tanggung-jawab-pelaku-usaha-dalam-transaksi-elektronik-menurut-undang-un.pdf

Siti Malikhatun Badriyah, Reorientasi Pertanggungjawaban Client Dalam Perjanjian Factoring Bagi Industri Kecil, Jurnal Diponegoro Private Law Review, Vol. 2 No. 1 Maret 2018, hlm 217, file:///C:/Users/kiki/Downloads/2833-8218-1-SM.pdf

Internet:

Fauzie Yusuf Hasibuan, Pengertian Anjak Piutang, 11 Desember 2009 tersedia dalamhttps:// fauzieandpartners. wordpress.com/2009/12/11 /pengertian-anjak-piutang/

Hendra dkk, Analisis Hak dan Kewajiban Para Pihak Pada Perjanjian Jual Beli Piutang Dalam Pembiayaan Anjak Piutang, https://media.neliti.com/media/publications/14190-ID-analisis-hak-dan-kewajiban-para-pihak-pada-perjanjian-jual-beli-piutang-dalam-pe.pdf

http://digilib.unila.ac.id/2195/7/BAB%20II.pdf diakses 12 Januari 2019.

https://fauzieyusufhasibuan.wordpress.com/2009/12/12/sejarah-dan-perkembangan-lembaga-pembiayaan-anjak-piutang/ diakses 5 Januari 2019.

http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/122535-PK%20IV%202082.8174-Analisis%20 Pemberian-Literatur.pdf diakses 9 Januari 2019.

Sularto -repository. unpas.ac.id/1715/2/BAB%20I.docx

Wahyuni Bahar, Wiyono Sari, Aspek Hukum Anjak Piutang Di Indonesia, http://www.baharandpartners.com/news_detail.php?nID=352.

Perundang-undangan:

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Keputusan Menteri Keuangan, Nomor 1251/KMK.013/1988, B.N.R.I.

Peraturan Menteri Keuangan, No.84/PMK.012/2006, B.N.R.I.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2019-12-27