LEGAL STATUS OF DOWRIES PROVISION BY THIRD PARTIES

Penulis

  • Hazar Kusmayanti Faculty of Law, Universitas Padjadjaran http://orcid.org/0000-0003-4236-0787
  • Djanuardi Djanuardi Faculty of Law, Universitas Padjadjaran
  • Nurmeida Hadiyanti Faculty of Law, Universitas Padjadjaran
  • Deviana Yuanitasari Faculty of Law, Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.25123/vej.v5i2.3343

Abstrak

This article discusses the issue of the legal validity of marriage contract in the case dowry is paid by a third party.  Legal analysis will be performed on the legal principles and regulations found in The Law Number 1 Year 1974 on Marriage, The Compilation of Islamic Law and sources in Islamic Law .  One important finding is does not forbid the payment of dowry by a third party and that this practice does not affect the validity of the marriage contract.

Referensi

References

Books:

Anderson J, Hukum Islam di Dunia Modern, Amarpress, Yogyakarta, 1990.

Arifin Zainal, Fiqh Wanita Muslimah, Penerbit Zaman, Jakarta, 2012.

Azzam Abdul Aziz M, (et.al), Fiqh Munakahat, Penerbit Amzah, Jakarta, 2009.

Baihaqi Ahmad R, Membangun Syurga Rumah Tangga, Gita Mediah Press, Surabaya, 2006.

Basyir Ahmad A, Hukum Perkawinan Islam, UII Press, Yogyakarta, 2004.

Dewan Redaksi Ensiklopedia Islam, Ensiklopedia Islam, Ictiar Baru van Hoeven, Jakarta, 1997.

Fuady M, Konsep Hukum Perdata, Raja Grafindo Persada, Depok, 2014.

Muhammad H, Fiqh Perempuan: Refleksi Kiai atau Wacana Agama dan Gender, LKIS, Yogyakarta, 2001.

Muhdlor A. Z, Memahami Hukum Perkawinan, Penerbit Al Bayan, Surakarta, 1994.

Poerwadarminta W.J.S, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta, 1994.

Prawirohamidjojo S, Pluralisme dalam Perundang-undangan Perkawinan di Indonesia, Airlangga University Press, Surabaya, 2002.

Prodjodikoro W, Hukum Perkawinan Di Indonesia, Sumur Bandung, Bandung 1984.

Ramulyo I, Perbandingan Pelaksanaan Hukum Kewarisan Islam Dengan Kewarisan Menurut Hkum Perdata (BW), Sinar Grafika, Jakarta, 1994.

Syafe’i R, Fiqih Muamalah, Pustaka Setia, Bandung, 2000.

Thalib S, Hukum Kekeluargaan Indonesia, UI-Press, Jakarta, 2009.

Journal Articles:

Asbar Tantu, Arti Pentingnya Pernikahan (2013),Vol.XIV Nomor 2/2013, Jurnal Al Hikmah

Asep Aulia Ulfan, Destri Budi Nugraheni, Analisis Yuridis Peluang Pencatatan Perkawinan sebagai Rukun Dalam Perkawinan Islam,(2014), Vol 1 No.1, Jurnal Penelitian Hukum

Burhanuddin A. Gani, Ainun Hayati, Pembatasan Jumlah Mahar Melalui Keputusan Musyawarah Adat Kluet Timur, (2017), Volume 1 No. 1, Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam

Syafrnesia Yudowibowo, Tinjauan Hukum Perkawinan di Indonesia Terhadap Konsep Kafaah, Dalam Hukum Perkawinan Islam (2012),Vol.1 No 2 Mei, Jurnal Yustisia

Harijah Damis, KONSEP MAHAR DALAM PERSPEKTIF FIKIH DAN PERUNDANG-UNDANGAN, (2016), Vol. 9 No. 1, Jurnal Yudisial

Halimah B., Konsep Mahar (Mas Kawin) Dalam Tafsir Kontemporer, (2017) Vol.6/No.2, Al-daulah Jurnal

Noryamin Aini, Tradisi Mahar di Ranah Lokalitas umat islam: MAHAR DAN STRUKTUR SOSIAL DI MASYARAKAT MUSLIM INDONESIA,(2014), Vol. XIV No. 1, jurnal Ahkam

Legislation:

Act Number 1 Year 1974 Islamic Jurisprudences

##submission.downloads##

Diterbitkan

2019-12-27