KESEIMBANGAN POLA-CITRA SIMPUL DAN KORIDOR TATA RUANG KOTA MULTILAYER LAMA-BARU PADA KAWASAN BERORIENTASI TRANSIT BLOK M JAKARTA

Penulis

  • Ghina Retvianne Program Studi Arsitektur Universitas Katolik Parahyangan
  • Fransiscus Xaverius Budi Pangarso Program Studi Arsitektur Universitas Katolik Parahyangan

DOI:

https://doi.org/10.26593/risa.v8i02.7870.144-159

Abstrak

Abstrak - Kota Jakarta menjadi kota pertama di Indonesia dengan sistem TOD (Transit Oriented Development). Penelitian kali ini, dalam tema bahasan “milenial” city, menetapkan penelitian pada pengembangan TOD di DKI Jakarta dengan fokus utama pada Kawasan TOD Blok M, DKI Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk  memahami pengalaman ruang visual yang dialami pengguna berdasarkan aspek fisik-spasial koridor KBT dalam bentuk tatanan TOD (Transit Oriented Development) kawasan Blok M. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif., dengan pendekatan mengacu pada teori The Concise Townscape, The Aesthetic Townscape, Street and Pattern, dan The Principles of TOD menjadi basis literatur yang mendasari penelitian ini. Literatur yang telah disebutkan akan menjadi parameter dalam pengambilan data penelitian. Metoda penelitian berbasi pada sequence kawasan Blok M Square dengan Batasan terbangunnya terminal Blok M hingga terbentuknya Stasiun MRT. Kesimpulan yang didapatkan menghasilkan konsep keseimbangan dari kawasan lama-baru dalam periode titik amatan mulai dari Simpul Stasiun MRT, Koridor Interchange Martha Tiahahu, Koridor Interchange Terminal Bus, dan Simpul terminal Bus Blok M. Penelitian ini diharapkan menjadi salah satu acuan dalam penelitian terkait citra visual ruang kota pada kota lainnya, khususnya dengan konteks KBT (Kawasan Berorientasi Transit).

 

Kata Kunci: Kawasan Berorientasi Transit, Pictorial Graphic, Blok M, Townscape

##submission.additionalFiles##

Diterbitkan

2024-04-04