Respon Struktur Gedung Belajar Baru SMAN 1 Margaasih terhadap Penggunaan Material Kayu Durian Gergajian dan Laminasi

Penulis

  • Baskoro Tri Julianto Institut Teknologi Nasional Bandung
  • Erma Desimaliana Institut Teknologi Nasional Bandung
  • Nessa Valiantine Diredja Institut Teknologi Nasional Bandung

DOI:

https://doi.org/10.26593/josc.v2i2.6658

Kata Kunci:

gedung sekolah, gergajian, kayu durian, laminasi, respon struktur

Abstrak

Seiring dengan bertambahnya penduduk, maka permintaan terhadap sarana penunjang pendidikan juga ikut meningkat. Gedung belajar di Indonesia umumnya dibangun menggunakan material komposit seperti beton bertulang dan baja halmana material-material tersebut tidak dapat diperbaharui, serta berpotensi mengancam lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan material pengganti seperti kayu durian baik gergajian maupun laminasi. Penelitian ini membahas mengenai respon struktur gedung belajar baru SMAN 1 Margaasih terhadap penggunaan material pengganti kayu durian dengan bantuan software ETABS.  Dilakukan analisis struktur dengan metode baik statik ekivalen maupun respon spektrum berdasarkan SNI 1726:2019, sehingga dihasilkan respon struktur berupa periode fundamental, gaya geser dasar seismik, distribusi vertikal gaya lateral ekivalen serta simpangan antar lantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan material kayu durian sebagai alternatif material konstruksi struktur gedung belajar baru SMAN 1 Margaasih menunjukkan respon struktur yang baik. Hal ini terlihat dari periode fundamental, gaya geser dasar, distribusi vertikal gaya lateral ekivalen dan simpangan antar lantai yang terjadi lebih kecil dibandingkan struktur eksisting. Selain itu, berat struktur alternatif jauh lebih ringan dibandingkan struktur eksisting.

Referensi

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana untuk Sekolah Dasar/ Madrasah Ibidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama/ Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) dan Sekolah Menengah Atas/ Madrasah Aliyah (SMA/MA).

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 22/PRT/2018 tentang Pedoman Pembangunan Bangunan Gedung Negara.

M. Aldiansyah, K. R. Ratnayanti dan E. Desimaliana, “Kajian Teknis Waktu dan Biaya pada Perbandingan Struktur Atap Kayu dan Struktur Atap Baja Ringan,” Reka Racana, vol. 1, no. 5, 118 - 129, 2019.

N. V. Diredja, “Kajian Perbandingan Kuat Tumpu Baut Sejajar Serat Hasil Uji Eksperimental dan SNI 7973: 2013,” Reka Racana, vol. 3, no. 4, 40 - 47, 2018.

J. A. Tjondro, “Perkembangan dan Prospek Rekayasa Struktur Kayu di Indonesia,” Seminar dan Lokakarya Rekayasa Struktur Program Magister Teknik Sipil Universitas Kristen Petra, 2014.

E. Desmaliana, “Kajian Eksperimental Perilaku Lentur Balok Laminasi Lengkung dari Kayu Jabon,” Reka Racana, vol. 3, no. 3, 12 - 19, 2017.

I. M. Sulastiningsih, Nurwati dan A. Santoso, “Pengaruh Lapisan Kayu Terhadap Sifat Bambu Lamina,” Jurnal Penelitian Hasil Hutan, vol. 23, no. 1, 15 - 22, 2005.

A. Martawijaya, I. Kartasujan K. Kadir dan S. A. Prawira, Atlas Kayu Indonesia: Jilid I. Departemen Kehutanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Hutan, Bogor. 2005.

BS EN 1194: 1999, Timber Structures - Glued Laminated Timber - Strength Classes and Determination of Characteristic Values, BSI, United Kingdom, 1999.

Badan Standardisasi Nasional, “SNI 7973: 2013 tentang Spesifikasi Desain untuk Konstruksi Kayu,” Badan Standardisasi Nasional, Jakarta, 2013.

T. R. Mardikanto, L. Karlinasari dan E. T Bahtiar, Sifat Mekanis Kayu, IPB Press, Bogor, 2011.

A. I. Fidausy, I. Waluyohadi dan E. Arifin, Desain Struktur Kayu dengan Metode LRFD, UB Press, Malang, 2020.

Badan Standardisasi Nasional, “SNI 1727: 2020 tentang Beban Desain Minimum dan Kriteria Terkait untuk Bangunan Gedung dan Struktur Lain,” Badan Standardisasi Nasional, Jakarta, 2020.

Badan Standardisasi Nasional, “SNI 1726: 2019 tentang Tatacara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Gedung dan Nongedung,” Badan Standardisasi Nasioanl, Jakarta, 2019.

S. Mentari, “Respon Struktur Gedung Bertingkat Banyak dengan Layout Persegi Panjang Menggunakan Dinding Geser di Perimeter Bagian Luar dan di Bagian Dalam,” Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanri Abeng, vol 2, no. 16, 157 - 171, 2020.

A. Prabowo dan M. Lutfi, “ Analisis Struktur Bangunan Gedung Sekolah Akibat Penambahan Ruang Kelas Baru (Studi Kasus di SMK Bina Putera Kota Bogor),” Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur dan Fasilitas, vol 2, no. 4, 133 - 148, 2020.

D. Mulyadi, “Perbandingan Analisis Struktur dengan Metode Respons Spektrum dan Statik Ekivalen pada Gedung Kayu Laminasi Akibat Gempa,” Tugas Akhir Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Bandung, 2022.

H. Setiawan dan N. V. Diredja,”Analisis Perbandingan Kebutuhan Baja Ringan untuk Delapan Tipe Kuda-kuda Atap,” FTSP Series: Seminar Nasional dan Diseminasi Tugas Akhir 2022, 2022.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-04-30