Archives

  • JoSC - Vol. 1, No. 1 - Oktober 2021

    Journal of Sustainable Construction
    Vol. 1 No. 1 (2021)

    Penerbitan ini adalah edisi perdana Journal of Sustainable Construction (JoSC). Pada edisi ini ditampilkan lima artikel yang berasal dari tiga ranah penelitian yang berbeda yaitu rekayasa struktur, lingkungan binaan, dan manajemen konstruksi. Arianta et al. membandingkan dua model kurva untuk menentukan umur kelelahan struktur anjungan lepas pantai. Sementara itu, Desmaliana dan Arifin mengkaji kinerja high damping rubber bearing sebagai isolator pada struktur gedung tahan gempa. Pada ranah yang lain, Hamzah et al. menganalisis kebutuhan lansekap apartemen ke depan, terutama pascapandemi Covid-19 yang memberikan banyak pelajaran berharga. Hidayat et al. membandingkan berbagai model penawaran untuk menentukan mark-up yang optimal. Terakhir, Hadinata et al. menawarkan pendekatan deep convolutional neural network untuk mendeteksi retak pada permukaan beton yang memiliki void. Kami berharap kelima artikel pada edisi ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan yang mendukung prinsip-prinsip konstruksi berkelanjutan. Ke depan, kami juga berharap JoSC dapat menjadi salah satu opsi utama bagi para praktisi dan akademisi yang memiliki minat dan kepakaran yang relevan untuk memublikasikan karya-karya tulis ilmiah mereka.    

  • Journal of Sustainable Construction
    Vol. 2 No. 1 (2022)

    Peristiwa Pandemi Covid-19 telah mendorong dilakukannya sejumlah kajian pada berbagai bidang kehidupan manusia tidak terkecuali pada bidang konstruksi. Pada edisi terbitan jurnal Volume 2 No. 1 tahun 2022 terdapat dua hasil kajian terkait dampak Pandemi Covid-19. Sabilla dan Herman mendapati bahwa dalam kejadian Pandemi Covid-19 telah mendorong peningkatan kualitas pelayanan di Stasiun Bandung meskipun belum sepenuhnya memenuhi harapan penumpang. Selanjutnya Henong melakukan tinjauan literatur secara sistematis atas sejumlah penelitian yang mengkaji dampak Pandemi Covid-19 terhadap penyelesaian proyek konstruksi. Henong menyimpulkan bahwa salah satu faktor penyebab keterlambatan penyelesaian proyek konstruksi di masa Pandemi Covid-19 adalah keterlambatan pengiriman material ke lokasi proyek. Sementara itu dalam kaitannya dengan perkembangan teknologi konstruksi kajian Reista dkk menemukan bahwa terdapat sejumlah perbedaan ketika volume pekerjaan dihitung secara tradisional yang menggunakan Computer Aided Design (CAD) 2D dibandingkan proses hitung volume menggunakan pendekatan Building Information Modelling (BIM). Pada studi kasus yang dilakukan perbedaan terbesar ada pada volume pekerjaan plafon sementara pekerjaan terkecil ada pada pekerjaan struktur. Masih terkait dengan teknologi konstruksi terutama untuk produsen material konstruksi, Wimala dkk melakukan penilaian risiko untuk aplikator teknologi RISHA. Sejumlah risiko tinggi berhasil diidentifikasi yaitu kendala pada mobilisasi material dan/atau panel RISHA serta ketidaksesuaian gambar desain dan kondisi lapangan proyek. Journal of Sustainable Construction tidak hanya fokus kajian pada tahapan konstruksi sebuah proyek, tetapi juga memberikan ruang publikasi untuk kajian di tahap operasional, untuk itu pada edisi ini dapat dilihat kajian yang dilakukan Hermawan dan Setiawan yang mencoba mengkaji tentang perlunya sistem informasi manajemen aset dan fasilitas gedung PPAG 2 Universitas Katolik Parahyangan. Kajian akan sistem informasi manajemen aset ini diharapkan menjadi penghubung antara pengelola dan pengguna dalam mempermudah proses pemanfaatan dan perawatan fasilitas yang ada. Demikianlah lima topik hasil kajian yang terbit pada jurnal Volume 2 No. 1 tahun 2022. Lima topik tersebut memberikan gambaran bahwa dalam konteks Sustainable Construction, maka kajian-kajian yang dipublikasikan tidak hanya fokus pada tahapan konstruksi tetapi juga melihat bagaimana proyek konstruksi tersebut dioperasikan yang harus tetap menerapkan prinsip-prinsip berkelanjutan. 

  • Journal of Sustainable Construction
    Vol. 1 No. 2 (2022)

    Penerbitan kedua ini menampilkan lima artikel yang berasal dari tiga ranah penelitian yang berbeda, yakni rekayasa struktur dan material, arsitektur, serta manajemen konstruksi. Pada ranah rekayasa struktur dan material, Nuranita, dkk. mengetengahkan hasil analisis pushover yang diterapkan pada beberapa variasi penampang kolom pada struktur gedung special plate shear wall, sementara Perceka, dkk. mencoba memanfaatkan high performance fiber dalam pembuatan beton sebagai upaya untuk menghasilkan material berkelanjutan. Pada ranah manajemen konstruksi, Ferdinand, dkk. mendeskripsikan penerapan value engineering pada sebuah konstruksi gedung di Kota Medan yang dapat memberikan penghematan biaya yang cukup signifikan. Selain itu, Wimala, dkk. berusaha menjelaskan perkembangan internet of things di dunia konstruksi melalui kajian literatur yang mendalam. Terakhir, Carissa, dkk. berusaha mengevaluasi penggunaan modul RISHA sebagai salah satu teknologi prapabrikasi pada rumah susun kampung deret Petogogan. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan masukan kepada penggunaan teknologi tersebut di masa mendatang. Kami berharap kelima artikel pada edisi kedua ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan yang mendukung prinsip-prinsip konstruksi berkelanjutan. Ke depan, kami juga berharap bahwa JoSC dapat menjadi salah satu opsi utama bagi para praktisi dan akademisi yang memiliki minat dan kepakaran yang relevan untuk memublikasikan karya-karya tulis ilmiah mereka.