Penerapan Value Engineering pada Proyek Pembangunan Gedung Serbaguna X di Kota Medan

Authors

  • Ferdinand Ferdinand PT. Riau Andalan Pulp & Paper
  • Yohanes L. D. Adianto Universitas Katolik Parahyangan

DOI:

https://doi.org/10.26593/josc.v1i2.5696

Keywords:

efisiensi biaya konstruksi, rekayasa nilai, value engineering

Abstract

Berkaca pada kondisi pandemi yang sedang terjadi, perekonomian dalam berbagai sektor termasuk sektor konstruksi akan turut terdampak. Oleh sebab itu, diperlukan usaha penghematan biaya dengan mengefisiensikan desain yang direncanakan untuk meminimalkan potensi terhambatnya pembangunan, salah satunya dengan menerapkan pendekatan value engineering. Gedung Serbaguna X merupakan salah satu proyek yang ingin menerapkannya karena keterbatasan dana yang dimiliki hasil penggalangan dana organisasi sosial dan para sukarelawan. Berdasarkan data sekunder terkait proyek tersebut, identifikasi jenis pekerjaan yang berpotensi untuk menghasilkan penghematan terbesar dilakukan dengan melihat persentase biaya terbesar, dan menghitung cost/worth ratio untuk masing subpekerjaan. Selanjutnya, subpekerjaan dengan nilai rasio terbesar akan dianalisis menggunakan FAST diagram sebelum pada akhirnya diolah untuk mendapatkan beberapa alternatif desain lainnya. Selain biaya, kriteria lain yaitu waktu, mutu, metode pelaksanaan, ketersediaan material, konduktivitas termal, dan redaman suara dipertimbangkan selanjutnya dalam pemilihan alternatif terbaik menggunakan decision matrix. Hasil menunjukkan bahwa penghematan biaya dapat dilakukan melalui subpekerjaan pelat lantai serta atap dan insulasi. Perubahan desain menggunakan pelat precast half-slab menghasilkan penghematan sebesar 5,2% terhadap biaya pekerjaan pelat konvensional, atau sebesar Rp159.600.043,00. Sementara itu, penggunaan atap galvalume dan FLAB dapat menghemat sebesar Rp168.192.560,00, atau sebesar 18,9% terhadap biaya pekerjaan atap dan insulasi menggunakan desain eksisting.

References

X. Zhang, X. Mao dan S. AbouRizk, “Developing A Knowledge Management System for Improved Value Engineering Practices in The Construction Industry,” Automation in Construction, vol. 18, no. 6, pp. 777-789, 2009.

W. Chen, H. Merrett, S. Liu, N. Fauzia dan F. Liem, “A Decade of Value Engineering in Construction Projects,” Advances in Civil Engineering, vol. 2022, 2002.

A. Palmer, J. Kelly dan S. Male, “Holistic Appraisal of Value Engineering in Construction in United States,” Journal of Construction Engineering and Management, vol. 122, no. 4, 1996.

M. Sudiarsa, “Penerapan Rekayasa Nilai pada Proyek Konstruksi Gedung (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisr dan Laut Denpasar),” MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika, vol. 5, no. 3, pp. 156-162, 2015.

J. Mandelbaum, Value Engineering Book, Institute for Defense Analyses, 2006.

M. Pasaribu dan R. Puspita, “Tahap Informasi, Kreatif, dan Analisa pada Rekayasa Nilai untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Hotel,” Industrial Engineering Journal, vol. 5, no. 2, pp. 46-51, 2016.

Badan Standardisasi Nasional, SNI 1727:2013 - Beban Minimum untuk Perancangan Bangunan Gedung dan Struktur Lain, Jakarta: Badan Standardisasi Nasional, 2013.

Downloads

Published

2022-03-28