Faktor Penyebab Keterlambatan Proyek Infrastruktur di Indonesia dan Strategi Manajemen: Studi Literatur

Authors

  • Daffa Aqiila Surri Universitas Negeri Malang
  • Imam Alfianto Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.26593/josc.v5i1.9253

Keywords:

Keterlambatan proyek, manajemen konstruksi, proyek infrastruktur, strategi mitigasi, systematic literature review

Abstract

Keterlambatan proyek infrastruktur merupakan permasalahan yang umum terjadi di sektor konstruksi Indonesia dan berdampak pada peningkatan biaya, penurunan mutu, dan gangguan pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keterlambatan dan strategi mitigasinya melalui pendekatan systematic literature review (SLR). Sebanyak 13 artikel ilmiah terpilih yang diterbitkan antara tahun 2020 – 2025 dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat 80 entri faktor penyebab keterlambatan yang dapat diklasifikasikan ke dalam Sembilan kategori utama, dengan tiga kategori paling dominan yaitu faktor teknis (22 kemunculan), manajerial (20 kemunculan), dan kesternal (18 kemunculan). Faktor teknis mencakup kesalahan desain, metode pelaksanaan yang tidak sesuai, dan kondisi lapangan yang tidak terprediksi. Faktor manajerial berkaitan dengan lemahnya perencanaan, koordinasi, serta dokumentasi proyek, sedangkan faktor eksternal meliputi cuaca buruk, pembebasan lahan, dan kebijakan regulasi. Strategi mitigasi yang ditemukan mencakup penggunaan teknologi (BIM), penjadwalan adaptif, pelatihan SDM, penguatan logistic, dan koordinasi lintas instansi. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan secara menyeluruh dan kolaboratif dalam pengelolaan keterlambatan proyek infrastruktur. 

References

[1] R. Ananda, E. Mulyani, and Rafie, “Analisis Keterlambatan dan Kualitas Hasil Pekerjaan pada Proyek Konstruksi Gedung,” JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan, PWK, Sipil, dan Tambang, vol. 8, no. 1, 2021.

[2] E. Rita, N. Carlo, and D. Nandi, “Penyebab dan Dampak Keterlambatan Pekerjaan Jalan di Sumatera Barat Indonesia,” Jurnal Rekayasa, vol. 11, no. 01, pp. 27–37, 2021.

[3] J. Yeremy, “Kajian Penyebab Klaim Konstruksi di Negara Berkembang – Studi Kasus: Indonesia, Uni Emirate Arab, & India,” Journal of Sustainable Construction, vol. 2, no. 2, pp. 48–57, Apr. 2023, doi: 10.26593/josc.v2i2.6660.

[4] R. G. Hudaya, J. S. Setiadji, and A. L. Lesmana, “Analisis Profesionalisme Pada Proyek Konstruksi Restoran X di Bali,” Jurnal Dimensi Insinyur Profesional, vol. 2, no. 2, pp. 15–22, Jan. 2025, doi: 10.9744/jdip.2.2.15-22.

[5] C. N. P. Montolalu, A. K. T. Dundu, and G. Y. Malingkas, “Penerapan Metode Lean Project Management Dalam Perencanaan Proyek Konstruksi Pembangunan Sarana/Prasarana Air Baku Bendungan Lolak Lanjutan,” TEKNO, vol. 22, no. 87, pp. 59–66, 2024, doi: https://doi.org/10.35793/jts.v22i87.53767.

[6] C. Limantoro, A. Andi, and J. Rahardjo, “ANALISA FAKTOR COST OVERRUNS DENGAN METODE INTERPRETIVE STRUCTURAL MODELLING PADA BEBERAPA PROYEK KONSTRUKSI DI INDONESIA,” Dimensi Utama Teknik Sipil, vol. 10, no. 1, pp. 20–37, Apr. 2023, doi: 10.9744/duts.10.1.20-37.

[7] M. I. Ramdhani and G. J. Johari, “Analisis Produktivitas Pemakaian Alat Berat Terhadap Biaya dan Waktu pada Pembangunan Jalan Baru Lingkar Cipanas Kabupaten Garut,” Jurnal Konstruksi, vol. 18, no. 2, pp. 62–71, 2020, doi: https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.18-2.810.

[8] H. Kerzner, Project Management: A Systems Approach to Planning, Scheduling, and Controlling. 2009.

[9] W. I. Ervianto, Manajemen Proyek Konstruksi. Yogyakarta: Penerbit ANDI, 2023.

[10] A. M. Tawfek, D. Bera, and D. K. Bera, “Delay in Construction Projects: Types, Causes and Effects,” 2018, [Online]. Available: https://www.researchgate.net/publication/365322620

[11] W. Alaghbari, M. R. A. Kadir, A. Salim, and Ernawati, “The Significant Factors Causing Delay of Building Construction Projects in Malaysia,” Engineering, construction and architectural management, vol. 14, no. 2, pp. 192–206, Mar. 2007.

[12] M. M. Sanaky, “Analisis faktor-faktor keterlambatan pada proyek pembangunan gedung asrama MAN 1 Tulehu Maluku Tengah,” Jurnal Simetrik, vol. 11, no. 1, pp. 432–439, Jun. 2021.

[13] Ni Made Sintya Rani and Ni Kadek Sri Ebtha Yuni, “Analisis Faktor Risiko Terhadap Keterlambatan Proyek Konstruksi The Himana Condotel,” PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, vol. 10, no. 1, pp. 41–55, May 2021, doi: 10.22225/pd.10.1.2367.41-55.

[14] I. J. Simanjuntak, R. T. Siagian, R. Prasetyo, N. F. Rozak, and H. H. Purba, “Manajemen Risiko Pada Proyek Konstruksi Jembatan: Kajian Literatur Sistematis,” Jurnal Teknologi dan Manajemen, vol. 20, no. 1, pp. 59–76, Feb. 2022, doi: 10.52330/jtm.v20i1.47.

[15] N. Maelissa, W. Gaspersz, S. Metekohy, and P. N. Ambon, “Dampak Pandemi Covid-19 Bagi Pelaksanaan Proyek Konstruksi di Kota Ambon,” JURNAL SIMETRIK, vol. 11, no. 1, pp. 411–416, 2021, [Online]. Available: https://ekonomi.bisnis.com/

[16] W. Firdaus and B. Witjaksana, “Analysis of Project Time Control Using the Line of Balance (LOB) Method on the Central Park Middle East Ring Road Housing Project,” Journal of Scientech Research and Development, vol. 5, no. 2, pp. 851–865, Dec. 2023, [Online]. Available: https://idm.or.id/JSCR/in

[17] G. J. Johari and A. Gunawan, “Analisa Faktor yang Mempengaruhi Keterlambatan Proyek Infrastruktur di Kabupaten Garut,” Jurnal Konstruksi, vol. 19, pp. 80–89, 2021.

[18] A. Wahyuning Tyas and J. P. H. Waskito, “Analisa Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan Proyek Pembangunan Jembatan Joyoboyo,” axial: jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi, vol. 9, no. 2, pp. 71–078, Aug. 2021.

[19] H. T. Irawan, I. Pamungkas, and T. S. Fauza, “Identifikasi dan Mitigasi Risiko pada Proyek Konstruksi Menggunakan Metode House of Risk: Studi Kasus,” Jurnal Optimalisasi, vol. 10, no. 01, pp. 80–89, Apr. 2024.

[20] H. Harita, E. Waruwu, D. Lase, and D. Zebua, “Optimization of Risk Management in Construction Projects to Improve Time Efficiency and Cost Control,” Inovasi Pembangunan: Jurnal Kelitbangan, vol. 13, no. 1, 2025, [Online]. Available: http://journalbalitbangdalampung.org

[21] F. Lestari, D. Oktarina, and D. Fadilasari, “Evaluasi Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan Pelaksanaan Proyek Konstruksi (Studi Kasus pada Pekerjaan Pembangunan Gedung Lanjutan SMPN 39 Bandar Lampung),” Jurnal Arsitektur Kolaborasi, vol. 2, no. 1, pp. 25–38, Apr. 2022.

[22] N. Laksana Putra, A. Patriadi, and Sajiyo, “Analysis of Mitigation Strategies For Project Delay Factors In The Probolinggo Square Construction,” Devotion: Journal of Research and Community Service, vol. 6, no. 3, pp. 269–279, Mar. 2025.

[23] J. Irawan, “Analysis of The Delay in The Implementation of Toll Road Project Work,” Journal of Universal Studies, vol. 5, no. 2, 2025, [Online]. Available: http://eduvest.greenvest.co.id

[24] Windi, A. Aguswin, and A. Akromusyuhada, “Manajemen Waktu Pada Pekerjaan Arsitektur Proyek Pembangunan Gedung Yayasan Pelita Ilmu Insani,” Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, pp. 75–79, Mar. 2024, doi: 10.37034/infeb.v6i1.801.

[25] A. Liespono and H. T. Tjendani, “Analysis of Labor Productivity Using Work Sampling Method in the Pakuwon City Surabaya Housing Development Project,” Journal of Scientech Research and Development, vol. 5, no. 2, pp. 632–644, Feb. 2023, [Online]. Available: https://idm.or.id/JSCR/inde

[26] R. F. Albar and G. J. Johari, “Evaluasi Kinerja Manajemen Konstruksi Proyek Pembangunan Kantor Dinas Kesehatan,” Jurnal Konstruksi, vol. 21, no. 2, pp. 249–256, 2023, doi: https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.21-2.1409.

[27] Y. Arwadi, A. Torku, M. O. Tetteh, and F. K. Bondinuba, “Strategies to Optimise Project Management Implementation in the Delivery of Renewable Energy Projects in Indonesia,” Buildings, vol. 15, no. 7, Apr. 2025, doi: 10.3390/buildings15071049.

[28] O. Sitanggang, S. Alam, . A., and A. Aswan, “Risk Management on Infrastructure Projects and their Impact on Project Financials,” Journal of Ecohumanism, vol. 4, no. 2, Feb. 2025, doi: 10.62754/joe.v4i2.6423.

[29] N. P. Y. L. Vianthi, A. B. M. Wijaatmaja, D. M. S. Widiyani, and A. A. A. S. R. Yulianasari, “Mitigasi Risiko Pekerjaan Proyek Konstruksi Bangunan Gedung Lobby dan Renovasi Fasad TK Dwijendra Denpasar,” Jurnal Anala, vol. 12, no. 1, pp. 46–56, Feb. 2024.

[30] K. Sandra Sarkisian, G. Sarya, and M. Indra Triana, “Langkah Mitigasi Risiko Keterlambatan Pekerjaan dengan Pendekatan Metode House of Risk (HOR) pada Proyek Pembangunan Rumah Sakit,” Portal: Jurnal Teknik Sipil, vol. 16, no. 1, pp. 15–20, Jan. 2023.

[31] M. Arafat, “Mitigasi Risiko Keterlambatan Pembangunan Jembatan Perawang di Kecamatan Tasik Putripuyu Menggunakan Simulasi Monte Carlo,” JUTIN: Jurnal Teknik Industri Terintegrasi, vol. 7, no. 3, pp. 1939–1944, Jul. 2024.

[32] D. S. Bhekti, D. Pontan, and I. M. Fikri, “Analisis Faktor Risiko Penyebab Keterlambatan Pelaksanaan Proyek Submarine Cable,” Syntax Idea, vol. 5, no. 11, pp. 2277–2290, Nov. 2023, doi: 10.46799/syntax-idea.v5i11.2844.

Published

2025-10-31